10 Production Planning Software Terbaik untuk Produksi 2026
Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Coba Hashy Sekarang

10 Production Planning Software Terbaik untuk Efisiensi Produksi 2026

10 Production Planning Software Terbaik untuk Efisiensi Produksi 2026

Apakah Anda tahu bahwa penggunaan production planning software dapat mengurangi keterlambatan produksi yang dialami oleh 45% perusahaan manufaktur di Indonesia? Menurut laporan Kementerian Perindustrian, perencanaan manual menyebabkan kurangnya visibilitas dan efisiensi, serta kerugian waktu dan biaya.

Untuk mencegah masalah akibat proses produksi manual, perusahaan manufaktur harus menerapkan program shop floor control. Namun, dengan banyaknya pilihan yang tersedia, bagaimana cara memilih yang paling tepat untuk bisnis manufaktur di Indonesia?

Artikel ini memberikan informasi yang dapat Anda gunakan sebagai pertimbangan dalam memilih aplikasi yang paling sesuai untuk perusahaan Anda.

Key Takeaways

Production planning software adalah alat yang mengatur jadwal, material, dan kapasitas produksi agar alur manufaktur lebih terkoordinasi dan efisien.

Manfaat production planning software mencakup efisiensi lebih tinggi, kualitas produksi yang lebih konsisten, serta penggunaan sumber daya yang lebih optimal.

HashMicro Production Planning Software menawarkan fitur lengkap dan kustomisasi, menjadikannya pilihan yang unggul untuk mengoptimalkan produksi.

Highlight Production Planning Software Terbaik

Vendor Ideal untuk Fitur Utama
HashMicro Perusahaan besar yang memerlukan sistem production planning yang terintegrasi dengan ERP berskala enterprise. Forecasting, grafik untuk analisis dan kontrol, Manufacturing Requisition Planning, Made to Order Completion Forecast, Gantt Chart, dan lain-lain.
SAP HANA Manufaktur menengah yang membutuhkan fitur otomatisasi dan prediktif. Advanced planning and scheduling, material requirements planning, capacity planning, inventory management, dan integrasi dengan MES
Oracle Netsuite Pabrik manufaktur membutuhkan visibiitas dan control operasional menyeluruh. Demand planning, work order management, BOM, routing and scheduling.
Grid Manufaktur skala menengah yang membutuhkan perencanaan yang intutitif dan memfasilitasi kolaborasi tim dalam satu platform. Workflow management, production planning, shop floor control, dan material tracking.
ClickUp Manufaktur skala kecil yang membutuhkan perencanaan produksi yang terintegrasi dan interface intuitif. Production scheduling, integrasi data, material tracking, dan Gantt charts.

Apa Itu Production Planning Software?

Production planning software adalah alat digital untuk mengatur sumber daya, tugas, dan jadwal dalam proses manufaktur. Melalui satu platform terpusat, manajer dapat menyusun timeline, mengalokasikan material, serta memantau progres work order agar selaras dengan permintaan dan tenggat.

Selain penjadwalan, software ini memantau inventaris, kapasitas peralatan, dan biaya produksi. Fitur otomatisasi mengurangi pekerjaan manual, sementara dashboard real-time memudahkan penyesuaian rencana. Hasilnya, alur kerja lebih lancar dan efisiensi produksi meningkat.

Manfaat Production Planning Software

Dengan Production Planning Software, perusahaan dapat mengelola proses manufaktur secara lebih strategis sehingga setiap tahap produksi berjalan terkoordinasi dan efisien. Berikut manfaat utama yang bisa diperoleh:

  • Meningkatkan efisiensi dan produktivitas produksi, karena alur kerja diatur lebih rapi dan penggunaan sumber daya menjadi lebih optimal.
  • Memperbaiki kualitas produk, melalui perencanaan yang lebih terstruktur dan minim kesalahan selama proses produksi.
  • Mengoptimalkan kapasitas dan sumber daya, dengan penjadwalan yang memastikan mesin, material, dan tenaga kerja digunakan sesuai kebutuhan.
  • Menjaga konsistensi proses produksi, sehingga output lebih stabil dan memenuhi standar yang ditetapkan.
  • Meminimalkan ketidakefisienan dalam supply chain, karena perencanaan yang akurat membantu mengurangi keterlambatan dan kelebihan stok.

Software Stok Barang dengan PPIC untuk Pabrik Menengah

Perusahaan manufaktur skala menengah membutuhkan software stok barang yang tidak hanya mampu memantau inventory secara real-time, tetapi juga terhubung langsung dengan production planning. Integrasi ini membantu perusahaan mengontrol penggunaan bahan baku, menjaga ketersediaan stok, serta memastikan jadwal produksi berjalan sesuai target.

Dengan sistem production planning dan inventory control yang terhubung, perusahaan dapat mengurangi risiko stock out, overstock, hingga keterlambatan produksi akibat ketidaksesuaian data gudang dan kebutuhan produksi. Selain itu, tim produksi dapat memantau persediaan bahan baku, work in progress (WIP), dan barang jadi secara lebih akurat dan efisien.

Beberapa software seperti HashMicro, Odoo, Oracle NetSuite, dan MRPeasy sudah menghadirkan fitur inventory management yang terhubung dengan production planning. Fitur-fitur seperti material tracking, warehouse monitoring, automatic replenishment, hingga forecasting demand membantu pabrik menengah mengelola operasional manufaktur secara lebih optimal.

Oleh karena itu, bagi pabrik menengah yang sedang berkembang, memilih software dengan kemampuan production planning dan inventory control dalam satu sistem dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mempermudah pengambilan keputusan berbasis data real-time.

Rekomendasi 10 Production Planning Software Terbaik bagi Perusahaan Manufaktur 2026

Dengan banyaknya pilihan software perencanaan produksi yang tersedia, perusahaan manufaktur perlu memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Berikut adalah 10 Production Planning Software terbaik yang meningkatkan visibilitas proses produksi di tahun 2026:

1. HashMicro Production Planning Software

Software Manufaktur

HashMicro adalah penyedia perangkat lunak ERP terkemuka asal Singapura yang melayani lebih dari 1.750 klien di Indonesia dan berbagai negara lainnya.

Beberapa klien penting mereka di Indonesia termasuk Rucika dan Marimas. HashMicro Production Planning Software dirancang untuk memberikan visibilitas real-time terhadap proses produksi, meningkatkan efisiensi, dan mengurangi kesalahan manual.

Dengan lebih dari 40 modul perangkat lunak, HashMicro menawarkan solusi yang fleksibel dan mampu terhubung dengan aplikasi pihak ketiga atau sistem yang sudah ada.

Selain itu, perangkat lunak HashMicro mencakup perencanaan produksi (Production Planning) dan pengelolaan lantai produksi (Shop Floor Management), sehingga perusahaan dapat mengelola seluruh tahapan proses produksi dari awal hingga akhir dengan baik.

Fitur-fitur terbaik HashMicro adalah sebagai berikut:

  • Forecasting based on demand history: Memungkinkan prediksi kebutuhan produksi berdasarkan sejarah permintaan untuk perencanaan yang lebih akurat dan mengurangi risiko kekurangan atau kelebihan produksi.
  • Enjoyable graph to analyze and control the MPS: Grafik yang mudah digunakan membantu menganalisis dan mengontrol Master Production Schedule (MPS) untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
  • Manufacturing Requisition Planning: Membantu merencanakan permintaan produksi, memastikan ketersediaan bahan baku tepat waktu dan mengurangi penundaan.
  • Made to Order Completion Forecast: Memperkirakan waktu penyelesaian pesanan sesuai permintaan, membantu dalam manajemen waktu dan pengiriman.
  • Manufacturing Subcon Management: Memungkinkan manajemen produksi dengan subkontraktor, memastikan koordinasi dan pengawasan yang efektif.
  • Manufacturing Gantt Chart Schedule Management: Visualisasi jadwal produksi dengan diagram Gantt untuk pemantauan dan penyesuaian yang efisien.
Kelebihan Kekurangan
  • Mendukung unlimited users tanpa biaya tambahan.
  • Fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
  • Dapat diintegrasikan dengan aplikasi pihak ketiga dan sistem yang ada.
  • Memberikan informasi up-to-date tentang proses produksi.
  • Menyediakan laporan mendalam dan dapat disesuaikan.
  • Layanan dukungan pelanggan responsif dan membantu.
  • Waktu implementasi dapat bervariasi berdasarkan tingkat penyesuaian
download skema harga software erp
download skema harga software erp

2. SAP HANA

sap hana aplikasi shop floor control

SAP HANA adalah production planning software canggih yang menawarkan integrasi mendalam dan real-time analytics untuk meningkatkan efisiensi produksi. Software ini dirancang untuk berbagai industri, mendukung transformasi digital dengan fitur otomatisasi dan prediktif.

Fitur:

  • Advanced Planning and Scheduling (APS)
  • Material Requirements Planning (MRP)
  • Capacity Planning
  • Inventory Management
  • Integrasi dengan Manufacturing Execution System (MES)
Kelebihan Kekurangan
  • Integrasi yang kuat dengan sistem lain
  • Keamanan tinggi
  • Dukungan pelanggan global
  • Implementasi rumit
  • Interface yang kurang intuitif
  • Membutuhkan waktu pelatihan yang lama

3. Oracle NetSuite

oracle program shop floor control

Oracle NetSuite adalah software cloud-based ERP yang menyediakan perencanaan produksi terintegrasi dengan manajemen inventaris, pesanan, dan keuangan. Solusi ini membantu perusahaan meningkatkan visibilitas dan kontrol operasional secara keseluruhan.

Fitur:

  • Demand Planning
  • Work Order Management
  • Bill of Materials (BOM)
  • Routing and Scheduling
Kelebihan Kekurangan
  • Skalabilitas yang baik
  • Dapat diakses dari mana saja melalui internet
  • Kustomisasi terbatas
  • Terkadang mengalami kendala kecepatan
  • Pembuatan laporan yang kompleks

4. Grid

Grid

Grid adalah software perencanaan produksi yang intuitif, memfasilitasi manajemen proyek, tugas, dan kolaborasi tim dalam satu platform. Dengan visualisasi yang kuat, Grid meningkatkan efisiensi dan produktivitas tim produksi.

Fitur:

  • Workflow Management
  • Production Planning
  • Shop Floor Control
  • Material Tracking
Kelebihan Kekurangan
  • Interface yang intuitif
  • Dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis
  • Skalabilitas terbatas
  • Integrasi terbatas
  • Dukungan pelanggan kurang responsif

5. ClickUp Production Planning Software

Production Tracking Clickup

ClickUp adalah alat manajemen kerja serbaguna yang mendukung perencanaan produksi dengan fitur tugas, proyek, dan timeline yang terintegrasi. Platform ini memungkinkan pengaturan dan pelacakan proses produksi dengan fleksibilitas tinggi.

Fitur:

  • Production scheduling
  • Integrasi Data
  • Material tracking
  • Gantt charts
Kelebihan Kekurangan
  • Interface yang intuitif
  • Pengelolaan tugas yang fleksibel
  • Memiliki fitur komunikasi yang baik
  • Kurva pembelajaran yang tinggi
  • Terkadang mengalami masalah sinkronisasi data
  • Kualitas dukungan pelanggan yang kurang konsisten

6. MasterControl

mastercontrol production planning

MasterControl adalah production planning software yang fokus pada industri yang sangat diatur, seperti farmasi dan bioteknologi. Software ini membantu dalam memastikan kepatuhan, kualitas, dan efisiensi operasional melalui otomatisasi dan pelacakan yang komprehensif.

Fitur:

  • Electronic Batch Records (EBR)
  • Device History Records (DHR)
  • Production Process Adherence
  • Integrated Quality Management
Kelebihan Kekurangan
  • Fitur keamanan yang kuat
  • Dokumentasi yang baik
  • Interface yang kompleks
  • Kustomisasi terbatas
  • Membutuhkan waktu cukup lama untuk pelatihan

7. Odoo

odoo shop floor

Odoo adalah software ERP open-source yang menyediakan modul production planning lengkap dengan integrasi ke inventaris, penjualan, dan pembelian. Solusi ini fleksibel dan dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan berbagai jenis bisnis.

Fitur:

  • Real-Time Production Scheduling
  • Material Requirement Planning (MRP)
  • Work Order Management
  • Quality Control
Kelebihan Kekurangan
  • Dapat dikustomisasi
  • Open-source software
  • Kustomisasi yang kompleks
  • Dukungan resmi terbatas
  • Kurva pembelajaran yang curam

8. Plex

plex production planning

Plex adalah platform cloud-based yang menawarkan solusi ERP khusus untuk manufaktur, termasuk perencanaan dan eksekusi produksi. Dengan visibilitas real-time, Plex membantu meningkatkan kontrol dan efisiensi produksi.

Fitur:

  • Production Scheduling
  • Material Requirements Planning (MRP)
  • Real-Time Shop Floor Control
  • Quality Management
  • Traceability and Compliance
Kelebihan Kekurangan
  • Dirancang khusus untuk industri manufaktur
  • Pemantauan produksi real-time
  • Dapat diakses dari mana saja
  • Implementasi yang kompleks
  • Keterbatasan integrasi dengan sistem lain
  • Interface yang kurang intuitif

9. MRPeasy

mrpeasy aplikasi shop floor

MRPeasy adalah software perencanaan produksi berbasis cloud yang ditujukan untuk usaha kecil dan menengah. Dengan fitur seperti manajemen inventaris, penjadwalan produksi, dan pelacakan pesanan, MRPeasy membantu dalam pengelolaan produksi yang lebih baik.

Fitur:

  • Automated Production Scheduling
  • Inventory Management
  • Shop Floor Control
  • Capacity Planning
Kelebihan Kekurangan
  • Mudaah digunakan
  • Implementasi yang mudah
  • Fitur terbatas
  • Skalabilitas terbatas
  • Dukungan pelanggan yang tidak responsif

10. ProShop

proshop shop floor

ProShop hadir sebagai software ERP yang fokus melayani industri manufaktur, menghadirkan fitur production planning yang terhubung langsung dengan manajemen kualitas dan persediaan. Solusi ini membantu perusahaan meningkatkan efisiensi operasional melalui otomasi dan kontrol proses yang ketat.

Fitur:

  • Work Orders and Workflows
  • Production Scheduling
  • Detailed Routing
  • Inventory and Material Tracking
Kelebihan Kekurangan
  • Dirancang untuk industri manufaktur
  • Fitur yang lengkap
  • Pemantauan produksi real-time
  • Implementasi yang kompleks
  • Interface yang kurang intuitif

Cara Memilih Production Planning Software Terbaik

Shop floor control system

Memilih production planning software yang tepat adalah langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan manufaktur. Berikut beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

  1. Kebutuhan Bisnis: Identifikasi kebutuhan spesifik bisnis Anda, termasuk jenis produksi, volume produksi, dan kompleksitas proses. Pilih software yang dapat memenuhi kebutuhan ini dengan fitur yang sesuai.
  2. Fleksibilitas dan Skalabilitas: Pastikan Anda memilih software yang mudah menyesuaikan diri dengan pertumbuhan dan perubahan bisnis di masa depan.
  3. Kemampuan Integrasi: Pilih software yang mampu terhubung dengan sistem lain yang sudah berjalan di perusahaan, seperti ERP, MRP, atau CRM. Integrasi yang baik memastikan aliran data tetap lancar dan mengurangi duplikasi pekerjaan.
  4. Antarmuka Pengguna yang Intuitif: Pastikan tim Anda bisa mengoperasikan software dengan mudah, tanpa perlu pelatihan yang panjang. Antarmuka yang intuitif mempercepat implementasi dan mendorong adopsi lebih luas oleh karyawan.
  5. Fitur Keamanan: Periksa fitur keamanan yang tersedia pada software, termasuk perlindungan data dan kontrol akses. Keamanan data sangat penting untuk menjaga kerahasiaan informasi bisnis yang sensitif.
  6. Dukungan dan Layanan Pelanggan: Pastikan penyedia software menawarkan dukungan pelanggan yang responsif dan berkualitas. Dukungan yang baik sangat penting untuk mengatasi masalah teknis dan mendapatkan manfaat maksimal dari software.
  7. Ulasan dan Rekomendasi: Baca ulasan dari pengguna lain dan minta rekomendasi dari rekan bisnis atau profesional di industri Anda. Pengalaman pengguna lain dapat memberikan wawasan berharga tentang kelebihan dan kekurangan software yang dipertimbangkan.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor di atas, Anda dapat memilih production planning software yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnis Anda.

Sistem ini tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pengertian proses produksi yang optimal.

Kesimpulan

Memilih production planning software yang tepat adalah langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di perusahaan manufaktur Anda. Salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan adalah software PPIC, yang menawarkan fitur lengkap, fleksibilitas tinggi, serta kemampuan integrasi dengan berbagai sistem lain dalam proses manufaktur.

Salah satu solusi terbaik yang memenuhi semua kriteria tersebut adalah HashMicro Production Planning Software. Dengan fitur lengkap, kemampuan kustomisasi, dan dukungan pelanggan yang responsif, HashMicro dapat membantu mengoptimalkan proses produksi Anda.

Jangan ragu untuk mencoba dan melihat sendiri manfaatnya. Akses demo gratis HashMicro sekarang juga dan temukan solusi terbaik untuk bisnis Anda!

Pertanyaan Seputar Production Planning Software

Apa itu production planning software?

Production planning software adalah alat digital yang membantu perusahaan merencanakan, menjadwalkan, dan mengoordinasikan seluruh proses produksi. Dengan begitu, penggunaan material, tenaga kerja, dan kapasitas mesin menjadi lebih efisien dan tepat waktu.

Apa saja fitur utamanya?

Secara umum, fitur utamanya meliputi penjadwalan produksi, perencanaan kebutuhan material, pemantauan kapasitas mesin, dan manajemen inventaris. Selain itu, tersedia juga pelacakan work order hingga dashboard real-time untuk memantau progres dan menyesuaikan rencana produksi.

Software stok barang untuk production planning dan inventory control pabrik menengah?

Untuk pabrik menengah, HashMicro menjadi pilihan yang relevan karena mencakup production planning, inventory control, dan manajemen stok dalam satu platform terintegrasi. Lebih dari itu, HashMicro juga menawarkan dukungan kustomisasi dan implementasi yang didampingi langsung oleh tim teknis.

Mengapa penting bagi perusahaan manufaktur?

Production planning software penting bagi perusahaan manufaktur karena membantu menjaga alur produksi tetap efisien. Selain itu, software ini juga meminimalkan keterlambatan dan pemborosan, serta memastikan penggunaan material, tenaga kerja, dan kapasitas mesin berjalan sesuai kebutuhan dan permintaan pasar.

Kinan Eliana

Industries

Kinan telah berpengalaman selama 3 tahun di bidang content writing untuk industri manufaktur, konstruksi, dan retail. Ia secara konsisten mengulas topik terkait proses operasional bisnis manufaktur, manajemen omnichannel, manajemen proyek, serta implementasi teknologi digital untuk proses bisnis.

Anandia adalah seorang praktisi dengan gelar Master of Business Administration dari Universitas Bina Nusantara, serta memiliki kemampuan kuat dalam strategi bisnis dan manajemen pemasaran. Pengalaman lebih dari lima tahun di bidang marketing telah membentuk keahliannya dalam pengembangan strategi pemasaran, analisis pasar, dan pengelolaan tim lintas wilayah. Perjalanan karirnya di industri teknologi dan software enterprise memperkuat kemampuannya dalam memahami kebutuhan pelanggan B2B, mengelola kampanye pemasaran digital, serta mengoptimalkan performa tim untuk mencapai target pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.

Jalankan Bisnis Lebih Mudah Bersama HashMicro

Mulai demo gratis hari ini tanpa komitmen. Dapatkan solusi terbaik untuk bisnis yang lebih efisien.

CTA image