Pahami Pentingnya Membuat Jurnal Piutang Bagi Perusahaan
Hashy AI

Kerja Lebih Mudah dengan Hashy AI.

AI dalam sistem bisnis yang tuntaskan semua pekerjaanmu.

Coba Hashy Sekarang

Pahami Pentingnya Membuat Jurnal Piutang Bagi Perusahaan

Pahami Pentingnya Membuat Jurnal Piutang Bagi Perusahaan

Piutang usaha adalah jumlah pembelian kredit dari konsumen atas penjualan barang dan jasa ditambah dengan adanya ciri-ciri piutang. Perusahaan mencatat transaksi keuangan piutang dengan entri jurnal piutang. Maka, jurnal piutang sendiri adalah laporan keuangan tertulis dari setiap transaksi piutang yang kemudian dirangkai menjadi jurnal akuntansi. Fungsi dari jurnal akuntansi adalah untuk menyimpan catatan keuangan perusahaan secara terorganisir yang sangat penting untuk keberhasilan manajemen bisnis. 

Entri jurnal piutang mencakup beberapa komponen yaitu tanggal entri jurnal, nomor entri jurnal, deskripsi singkat terkait transaksi, nama dan nomor akun, jumlah debit dan jumlah kredit. Otomatisasi transaksi keuangan perusahaan yang sangat kompleks dengan Software Akuntansi akan membantu dalam pembuatan laporan secara real time dan faktur untuk setiap klien akan terkelola dengan baik. Simak artikel berikut untuk mengetahui terkait jurnal piutang dan penjelasan lengkap terkait sistem akuntansi. Serta kemudahan perhitungan harga sistem untuk menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda.

Baca Juga: Tips Efektif Evaluasi Omzet Akhir Tahun Bagi Perusahaan

Key Takeaways

Entri jurnal piutang sangat penting dalam keuangan perusahaan untuk membantu melacak transaksi keuangan sehingga bisa memeriksa setiap transaksi yang berdampak pada keuangan perusahaan.

Transaksi keuangan perusahaan sangatlah krusial. Maka dari itu pencatatannya menjadi hal penting yang harus perusahaan lakukan. Tujuannya adalah untuk memudahkan informasi mengenai keluar masuknya keuangan perusahaan.

Software Akuntansi HashMicro memiliki fitur-fitur yang mendukung efektivitas strategi anda.

Mengapa Penting Menggunakan Jurnal Piutang Bagi Perusahaan?

Entri jurnal piutang sangat penting dalam keuangan perusahaan untuk membantu melacak transaksi keuangan sehingga bisa memeriksa setiap transaksi yang berdampak pada keuangan perusahaan. Manfaatnya yaitu:

  • Sebagai tahap awal pencatatan dan pelaporan keuangan perusahaan
  • Sebagai peninjauan keuangan perusahaan bagi auditor, investor, dan profesional keuangan lainnya
  • Sebagai pengungkapan modifikasi yang dilakukan pada persediaan, harga pokok penjualan, dan beberapa akun lainnya
  • Membantu perusahaan untuk mengelola keuangan secara maksimal
  • Membantu perusahaan untuk melacak arus kas
  • Membantu perusahaan untuk memperoleh omzet

Baca Juga: Mengenal Software Accounting dan Tips Memilihnya Untuk Perusahaan

Bagaimana Cara Membuat Jurnal Piutang Bagi Perusahaan?

cara membuat jurnal piutang bagi keuangan perusahaanTransaksi keuangan perusahaan sangatlah krusial. Maka dari itu pencatatannya menjadi hal penting yang harus perusahaan lakukan. Tujuannya adalah untuk memudahkan informasi mengenai keluar masuknya keuangan perusahaan. Berikut adalah cara membuat jurnal piutang: 

1. Dokumentasikan Catatan Keuangan Secara Akurat

Dokumentasi catatan keuangan berfungsi untuk menyimpan catatan keuangan perusahaan secara lengkap. Sehingga, dokumentasi catatan dan laporan keuangan harus ada dan tersusun dengan akurat dan konsisten. Ketika menambahkan entri jurnal, mendebit dan mengkredit akun harus dalam jumlah yang benar dan tepat. Selain itu, jumlah saldo kredit dan debit juga harus sama. 

2. Catat Setiap Detail Transaksi

Transaksi keuangan mencakup nama, nomor rekening, tanggal, nomor entri jurnal dan juga deskripsi singkat dari setiap transaksi. Seluruh rincian tersebut wajib masuk ketika membuat entri jurnal piutang agar tidak menjadi kerugian berupa piutang tak tertagih.

3. Catat Jumlah Debit

Catatlah jumlah total debit di dalam akun piutang sesuai dengan invoice. Saat pelanggan membayar dan melunasi faktur, maka Anda bisa memposting jumlah debit di dalam akun penjualan. 

4. Catat Jumlah Kredit

Setelah jumlah debit, kemudian jumlah kredit menjadi faktor laporan keuangan dapat balance. Catatlah jumlah kredit di dalam akun penjualan sesuai dengan invoice. Setelah pelanggan membayar tagihan, Anda bisa mencatat kredit di akun piutang. Perusahaan harus memastikan jumlah debit dan kredit sama. 

5. Gunakan Format yang Konsisten

Format entri jurnal yang konsisten bertujuan untuk menjaga keuangan perusahaan tetap teratur. Selain itu, catatan keuangan yang terorganisir akan mempermudah dalam mempertahankan representasi secara akurat dari kondisi kesehatan keuangan bisnis yang Anda jalankan. Format yang konsisten juga dapat menjadi ciri khas pencatatan transaksi keuangan suatu perusahaan. 

Baca juga: Mengenal trade receivable serta dampaknya terhadap laporan keuangan perusahaan.

Tahukah Anda?

Hashy AI assistant

Dengan dukungan sistem akuntansi berbasis AI milik HashMicro, AI membantu Anda menindaklanjuti dan membuat invoice kapan saja, serta mempermudah komunikasi dengan vendor. Tingkatkan efisiensi keuangan bisnis Anda dengan sistem akuntansi HashMicro!

Dapatkan demo gratis sekarang!

Contoh Kasus dalam Pencatatan Jurnal Piutang

contoh kasus dalam pencatatan jurnal piutang suatu perusahaanCV Jaya Abadi mencatat piutang pendapatan awal November 2022 sebesar Rp 70.000. Selama bulan November transaksi yang berkaitan dengan piutang sebagai berikut:

  1. Pembayaran piutang usaha PT ABC sebesar Rp 20.000.000 pada 3 November 2022
  2. CV Gerlap Gemilang membeli barang dagang CV Jaya Abadi secara kredit pada 10 November 2022 sebesar Rp 7.000.000
  3. PT Intan Cemerlang melakukan pembayaran dimuka atas barang dagangan CV Jaya Abadi sebesar Rp 10.000.000 pada 20 November 2022 namun barang baru dikirimkan pada periode bulan depan

Piutang pendapatan bertambah bila terjadi penjualan kredit dan berkurang saat pelanggan melunasinya. Dari contoh kasus tersebut maka piutang pendapatan CV Jaya Abadi pada akhir November adalah sebagai berikut:

Rp 70.000.000 – Rp 20.000.000 + Rp 7.000.000 = Rp 57.000.000

Total piutang pendapatan CV Jaya Abadi sebesar Rp 57.000.000 yang juga menjadi piutang awal bulan Desember 2022. Sementara transaksi nomor tiga termasuk dalam kategori pendapatan diterima dimuka yang dapat dicatat sebagai utang usaha. 

Berikut adalah contoh jurnalnya:

Kas Rp 20.000.000
Piutang Pendapatan Rp 20.000.000
Penjualan  Rp 7.000.000
Piutang Pendapatan Rp 7.000.000
Kas Rp 10.000.000
Utang Usaha Rp 10.000.000

Pencatatan jurnal piutang memerlukan ketelitian untuk menghindari kesalahan transaksi yang akan menimbulkan kerugian keuangan perusahaan. Selain itu, kerahasiaan klien terkait utang piutang juga perlu akuntan perhatikan. 

download skema harga software erp
download skema harga software erp

Kesimpulan

Jurnal piutang adalah laporan keuangan tertulis dari setiap transaksi piutang yang kemudian dirangkai menjadi jurnal akuntansi. Fungsi dari jurnal akuntansi adalah untuk menyimpan catatan keuangan perusahaan secara terorganisir yang sangat penting untuk keberhasilan manajemen bisnis. Entri jurnal piutang sangat penting karena menjadi landasan keuangan perusahaan dan berguna untuk melacak transaksi keuangan.

Untuk memudahkan pencatatan jurnal akuntansi perusahaan dapat mengimplementasikan Software Akuntansi yang sudah mengintegrasikan seluruh pencatatan keuangan. Berikut adalah skema harga untuk memudahkan perhitungan anggaran dan Anda dapat mengetahui lebih detail terkait sistem ini dengan mengikuti demo gratis!

Pertanyaan Seputar Jurnal Piutang

Apa saja Fungsi dalam Menggunakan Jurnal Piutang Bagi Perusahaan?

Sebagai tahap awal pencatatan dan pelaporan keuangan perusahaan, sebagai peninjauan keuangan perusahaan bagi auditor, investor, dan profesional keuangan lainnya, sebagai pengungkapan modifikasi yang dilakukan pada persediaan, harga pokok penjualan, dan beberapa akun lainnya, membantu perusahaan untuk mengelola keuangan secara maksimal, membantu perusahaan untuk melacak arus kas, membantu perusahaan untuk memperoleh omzet

Bagaimana Cara Membuat Jurnal Piutang Bagi Keuangan Perusahaan?

Dokumentasikan Catatan Keuangan Secara Akurat, Catat Setiap Detail Transaksi, Catat Jumlah Debit, Catat Jumlah Kredit, dan Gunakan Format yang Konsisten.

Dewi Sartika

Accounting

Dewi Sartika merupakan profesional di bidang akuntansi dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam mengelola keuangan perusahaan lintas industri. Sejak awal kariernya sebagai Junior Accountant di sebuah perusahaan distribusi nasional, Dewi telah menunjukkan kemampuannya dalam menyusun laporan keuangan, melakukan rekonsiliasi data, serta mengelola audit internal. Kariernya terus berkembang hingga menjabat sebagai Accounting Specialist di perusahaan multinasional, di mana ia berperan penting dalam implementasi software akuntansi berbasis ERP serta memastikan kepatuhan pada regulasi perpajakan Indonesia.

HashMicro berpegang pada standar editorial yang ketat dan menggunakan sumber utama seperti regulasi pemerintah, pedoman industri, serta publikasi terpercaya untuk memastikan konten yang akurat dan relevan. Pelajari lebih lanjut tentang cara kami menjaga ketepatan, kelengkapan, dan objektivitas konten dengan membaca Panduan Editorial kami.

Jalankan Bisnis Lebih Mudah Bersama HashMicro

Mulai demo gratis hari ini tanpa komitmen. Dapatkan solusi terbaik untuk bisnis yang lebih efisien.

CTA image